Subdomain gratis atau domain sendiri: mana yang cocok untuk usaha Anda
Mulailah dengan subdomain gratis bila usaha masih menguji pasar atau belum punya nama tetap. Pindah ke domain sendiri saat nama usaha sudah mantap dan Anda mulai beriklan atau mencetak alamat situs di kemasan. Di Webku, perpindahannya tidak mengubah isi situs.
Apa bedanya
Subdomain adalah alamat di bawah domain milik layanan lain, misalnya namausaha diikuti domain situs Webku. Domain sendiri adalah alamat yang Anda daftarkan atas nama Anda, seperti namausaha.com atau namausaha.id.
Kapan subdomain gratis sudah cukup
- Usaha baru berjalan dan Anda masih mencoba produk atau harga.
- Situs dipakai sebagai katalog yang dibagikan lewat WhatsApp, bukan dicari orang di Google.
- Anda belum yakin dengan nama usaha.
Kapan sebaiknya pakai domain sendiri
- Alamat situs akan dicetak di kemasan, spanduk, atau kartu nama.
- Anda ingin email dengan nama usaha, misalnya halo@namausaha.com.
- Anda ingin pelanggan menemukan situs lewat pencarian dengan nama usaha.
Biaya dan tempat membeli
Domain dibayar per tahun di registrar. Domain .com dan banyak akhiran lain bisa dibeli di Cloudflare Registrar dengan harga modal registri. Domain .id dibeli di registrar lokal, lalu nameserver-nya diarahkan ke Cloudflare.
Di Webku, domain sendiri tersedia di paket Pro. Domain disambungkan ke akun Cloudflare Anda, dan sertifikat SSL (gembok di browser) aktif otomatis.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Kalau pindah dari subdomain ke domain sendiri, apakah isi situs hilang?
- Tidak. Situs yang sama hanya mendapat alamat baru. Isi, produk, dan pesanan tetap.
- Apakah subdomain gratis bisa muncul di Google?
- Bisa, tetapi domain dengan nama usaha biasanya lebih mudah dicari dan diingat pelanggan.